Month: May 2019

Mengoptimalkan Sisa Krayon Untuk Dijadikan Sebuah Karya Yang Menarik

Mungkin sebagian dari kita akan membuang krayon yang sudah pendek dan sulit untuk digunakan ke tempat sampah. Sebelum Anda membuangnya, apakah Anda tahu bahwa sisa krayon-krayon tersebut dapat menghasilkan karya seni atau hiasan yang mengagumkan? Saya akan menunjukkan kepada Anda bagaimana kita bisa bersenang-senang dan mengubahnya menjadi hiasan cantik dan bisanya Anda menghadiahkan kepada teman, keluarga atau kekasih Anda.

Tanpa perlu berbasa-basi saya akan memberikan langkah-langkah bagaimana menghasilkan karya seni dari krayon.

Langkah 1: Bahan

Inilah yang kita butuhkan:

  • Kanvas, ukuran 11″ x 14″
  • Satu lembar karton, Anda bisa menggunakan kotak sereal atau susu yang sudah terpakai untuk menghemat pengeluaran
  • Pengantar panas, seperti hair dryer, korek api, lilin
  • Gambar siluet sesuai dengan keinginan yang akan Anda abadikan
  • Selotip
  • Krayon
  • Pisau atau gunting eksak
  • Tang
  • Alas yang dapat digunakan untuk menumpahkan lilin
  • Pita pelukis

Langkah 2: Bentuk dan gunting pola

Hal pertama yang akan kita lakukan yaitu membentuk pola sesuai keinginan kita pada kertas karton. Pada contoh yang saya berikan ini, saya membentuk pola kuda laut, karena menurut saya unik dan mungkin jarang sekali digunakan sebagai hiasan dinding. Jika Anda binggung akan membentuk pola apa, Anda bisa pikirkan dahulu sebelum membuatnya. Dan jika sudah tahu akan membuat pola apa, langsung saja Anda bentuk di kertas karton yang telah kita siapkan. Saya sangat tidak menyarankan untuk menggunakan kertas biasa. Kemudian, Anda dapat menggunting pola yang telah Anda buat tersebut.

Langkah 3: Tempatkan dan rekatkan

Langkah selanjutnya adalah meletakkan pola yang telah digunting di atas kanvas. Anda bisa meletakkannya di tengah-tengah atau sesuai dengan keinginan Anda yang menurut Anda pas dan enak untuk di pandang. Namun, jangan lupa beri perekat di tepi pola dengan menggunakan selotip.

Langkah 4: Pilih Warna Anda

Hal yang paling sulit menentukan warna ketika memilah-milah krayon. Anda bisa mencobanya terlebih dahulu pada selembar kertas dengan memilih 2 sampai 3 warna yang ingin Anda gunakan. Pisahkan krayon yang tidak digunakan. Karena jumlah lilin yang kita butuhkan akan bervariasi, perkirakan saja antara 10-20 krayon. Sebenarnya tergantung pada kanvas yang ingin Anda tutupi dan berapa warna yang akan digunakan. Saya sendiri paling suka menggunakan 3 warna. Jangan lupa untuk melepaskan kertasnya ya.

Langkah 5: mencairkan krayon

Setelah kanvas dan krayon sudah siap, sekarang waktunya untuk mencairkan krayon tersebut. Pertama ambil krayon dengan menggunakan tang dan nyalakan hair dryer yang telah kita siapkan tadi. Arahkan hair dryer sehingga panasnya mengarungi krayon dan TIDAK menunjuk ke kanvas Anda. Hal terpenting, jangan sampai Anda melelehkan krayon yang sudah ada di kanvas. Pastikan untuk tidak meneteskan banyak krayon ke tepi tempat stensil dan kanvas Anda bertemu. Jangan mencairkan krayon dengan posisi terlalu tinggi ya, karena nanti akan berceceran kemana-mana.

Langkah 6: Detail dan Latihan

Mungkin akan ada banyak penampilan berbeda yang dapat Anda dapatkan dari tips ini. Cobalah memiringkan kanvas Anda pada sudut yang curam untuk mendapatkan pola tetesan tebal yang tampak di potret pertama. Miringkan kanvas pada sudut yang dangkal dan tetesan akan lebih menyerupai potret kedua, lebih rata dan direndam ke dalam serat kanvas.

Langkah 7: Terus Berlanjut

Teteskan krayon secara perlahan-lahan ketepi selotip Anda, putar kanvas sehingga tetesan menuju arah yang Anda inginkan. Acak dan jangan khawatir untuk mencoba membetulkan “kesalahan”.  Kita mempunyai waktu yang paling sulit untuk mencoba membuat pola acak, saya cenderung untuk mengatur ruang secara merata. Tahan kemauan seperti itu.

Ini juga adalah waktu untuk membuat satu atau dua putaran lagi dengan menggunakan beberapa warna berbeda.

Langkah 8: lepas Dengan hati-hati …

Sekarang saatnya untuk mengungkapkan karya agung Anda! Setelah tetesan krayon mengering silakan tekan karton yang tertutup krayon dengan cepat dan temukan tepi yang tersingkap untuk perlahan-lahan menarik karton ke atas. Jika tidak bisa ditarik, pakailah hair dryer supaya karton mudah di tarik.

Langkah 9: Bersihkan

Setelah pertama kali melepas karton, Anda mungkin telah memiliki bentuk yang sempurna! Namun, jika hasilnya sedikit di luar dugaan Anda tidak boleh panik. Ambil pisau untuk mencongkel dan mulailah mencuci ujung-ujungnya yang kotor. Di sinilah menjaga bentuk aslinya akan membantu Anda. Letakkan di atas dan Anda akan dapat melihat dengan tepat apa yang perlu Anda bersihkan. Anda bisa melihat banyak sisi yang berantakan pada saya. Anda bisa menghemat waktu jika Anda menghindari tahapan ini sebanyak mungkin. Saya bersama teman menuntaskan ini dalam waktu kurang lebih satu jam.

Langkah 10: taraaa karya anda Selesai!

Gantungkan karya seni Anda di dinding atau berikan ke teman,keluarga maupun kekasih Anda. Namun, jika berniat untuk menghasilkan uang dari karya Anda ini,  Anda bisa jual di Waxent!

Read More
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
Facebook
Google+
http://www.waxent.com/2019/05">
Twitter
Pinterest
LinkedIn